DESKRIPSI PRODUK
Produk yang Dijual
Kita membuat produk kuliner yang akan memenuhi kebutuhan konsumen,produk yang Kita jual adalah salad buah, yang terbuat dari beberapa buah-buahan yang menyehatkan tubuh.
Manfaat Produk
Produk yang kita jual akan sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh,yang akan memberi energi tambahan,melancarkan proses metabolisme dan bisa memenuhi kebutuhan konsumen
Bahan Baku yang Digunakan
Buah segar (melon, apel, anggur merah, jeruk, buah naga, melon.)
Mayonise
Susu putih
Keju (batang)
Coklat (batang)
Keunikan dan keunggulan produk
Mempunyai dua varian rasa (coklat dan keju)
Produk yang menyehatkan
Produk kekinian
Banyak peminat
Halal
Selasa, 3 Disember 2019
Ahad, 6 Oktober 2019
BAB 7 : RANCANG USAHAMU
MEMBUAT RENCANA USAHA ( BUSINESS PLAN)
Setelah memahami berbagai hal yang diperlukan dalam usaha sekarang saatnya membuat rencana usaha,berikut cara mudah menyusun usaha.
- Informasi dasar, pertama kita buat nama usaha lanjut ke jenis usaha dan lanjut ke deskripsi usaha, usaha yang saya buat adalah salad buah jenis usahanya kuliner buah serta tambahkan deskripsi; Salad buah adalah kuliner yang segar dan menyehatkan bagi tubuh kita,karna didalamnya terkandung banyak vitamin yang dibutuhkn tubuh,salad ini sangat aman untuk dikonsumsi oleh maka dari itu saya ingin memenuhi kebuthan konsumen dan pelanggan nantinya.
- Produk usaha, bagian ini berisi : prodiuk yang akan ditawarkan ke konsumen,keunggulan produk,perbandingan dengan produk lain,jumlah produk yang akan ditawarkan,dan kemana saja produk akan dijual nantinya. Produk yang kami jual nantinya adalah salad buah yang keunggulannya segar menyehatkan dan juga banyak peminatnya,perbandingan dengan produk lain harganya lebih murah,bisa diantarkan langsung ke konsuman khususnya area kampus dan ada logonya,jumlah produk yang akan kita jual minimal 10 pcs setiap harinya,tempat kita akan menjual di area kampus dan nantiya jika lancar saya akan mendistribusikan ke area bangkalan kota.
- Kegiatan utama(key aktivities), kegiatan ini adalah kegiatan utama yang akan kamu lakukan,dan ada pembagian dalam menjalankan,seperti halnya membeli barang ke pasar itu saya dan anggota lain membeli bahan kemasan di toko terdekat seperti itu.
- Sumber daya utama(key resource), disisni akan dijelaskan sumber daya yang dibutuhkan berupa alat,bahan dan tenaga kerja.Untuk usaha yang saya lakukan alatnya simple kita menyediakan alat alat dapur yang ada seperti pisau,wakul,dll.Untuk bahan pastinya adalah buah utamanya,lalu mayones,susu kental manis dan beberapa toping nantinya.Untuk tenaga kerja kita akan menggunakan tenaga kerja sendiri dan jika nantinya berjalan lancar dan mulai besar kita akan menarik pekerja 1 sampai 3 orang.
- Target konsumen, ini berkaitan dengan siapa saja konsumen yang akan di tuju, produk saya sendiri sumber utamanya adalah mahasiswa universitas trunojoyo madura dan masyarakat sekitar
- Strategi pemasaran, bertujuan untuk menarik konsumen dan menjadi pelanggan setia nantinya.Produk yang saya jual adalah salad buah dengan harga rp.6.000 , tempat pemasaran area kampus promosinya beli 10 pcs gratis 1 pcs.
- Rencana keuangan, berisi tentang komponen bagian produksi,pemasaran operasional,distribusi dan semua proses usaha.
BAB 4 : PRODUK DAN PROYEKSI KEUANGAN
PRODUKSI DAN PROYEKSI KEUANGAN
Produksi adalah suatu kegiatan untuk membuatbarang/jasa yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan orang lain. Dikatakan produksi saat mengelolah bahan mentah menjadi bahan setengah jadi atau mengelolah bahan setengah jadi menjadi bahan jadi.
· Sumber Daya Utama :
1 peralatan yang digunakan
2 Biaya awal
a biaya promosi awal
b. biaya sewa tempat
c. biaya resiko
d. uang untuk membeli bahan baku
jadi total modal awal yang dibutuhkan saat usaha, yaitu
“BIAYA MEMBELI PERALATAN+BIAYA LAINNYA”
· Memahami Dengan Pasti Alur Proses Produksi
Disini kita membuat langkah-langkah untuk membuat produk kita, dengan membuat alur produksinya.
· Biaya produksi
Biaya produksi adalah biaya yang dikeluarkan untuk bahan baku, tenaga kerja dan biaya lain yang disebut overhead (Sugiyarso & Winarni, 2008). Biaya produksi harus dihitung sejak awal. Biaya produksi akan menentukan harga pokok produksi (HPP) sebuah produk.
a. Biaya bahan baku langsung (bbbl), yaitu bahan baku yang tidak bisa digantikan oleh banhan baku lainnya
b. Biaya tenaga kerja langsung (btkl), yaitu Biaya yang dikeluarkan untuk membayar orang yang melakukan proses pembuatan produk
c. Biaya pendukung, yaitu biaya yang mendukung dalam proses produksi tetapi selain biaya BBBL dan BTKL.
PERKIRAAN PERHTUNGSN BIAYA OPRASIONAL
Biaya oprasional adalah biaya tetap, biaya yang dikeluarkan setiap bulan untuk mendukung jalannya usaha, seperti biaya listrik,biaya promosi,dll
Perhiungan Untuk Menutup Biaya Oprasional
BEP = total biaya oprasional/laba kotor per unit
PERHITUNGAN BALIK MODAL
Balik modal= Total Biaya Memulai/Laba Kotor Per Unit
Jumaat, 4 Oktober 2019
BAB 6 : RANCANG KEUANGAN USAHAMU
KEUANGAN PRIBADI DAN KEUANGAN USAHA
Bagi para pengusaha kita harus memisahkan uang pribadi dan uang usaha,banyak orang yang sering mencampur uang pribadi dengan uang uang usaha.Berikut ini adalh tips agar uang pribadi dan usaha menjadi sehat dan seimbang.
- Pisahkan keuangan usaha dengan keuangan pribadi, biasakanlah memisahkan uang proibadi dengan uang usaha dari awal meskipun itu usaha masih kecil,agar tidak mengganggu perkembangan usaha kedepannya.
- Tentukan jumlah uang yang akan digunakan untuk kebutuha usaha, kita tentukan berapa uang yang akan kita butuhkan untuk menjalankan usaha tersebut agar jelas jika tidak ditentukan alurnya akan tidak akan jelas kedepannya.
- Catat pengeluaran dan pemasukan tiap hari, catat semua setiap hari kita harus mempunyai seperti halnya pembukan agar disitu terjadi kejelasan dalam menggunakan uang.
- Kurangi resiko dengan cara mengghindari hutang, dalam berhutang kita juga hati hati karena disitu juga akan ada resiko yang akan kita tanggung,jika usaha kita berjalan lancar maka tanggungan kita akan berkurang dan sebaliknya.
- Gaji sendiri, jika kita memakai uang pribadi,kita bisa mengambil uang tersebut dari keuntungan yang akan di capai nantinya
Memisahkan uang usaha dengan uang pribadi memanng sangat penting,tapi kita juga bisa mengambil uang dari usaha melewati keuntungan,bafgaimana caranya?
- Melakukan pencatatan, lakukan pencatatan setiap harinya dalam keluar masuknya uang,periksa kembali catatan anda setiap minggu agar mengetahui keuntungan yang diperoleh danntinya juga dihitung perbulannya,
- Alokasi dana, dari keuntungan yang diperolej kita harus membaginya dalam beberapa pos,seperti untuk zakat,untuk ditabung,untuk belanja dan keluarga,untuk cicilan utang,untuk tabungan usaha dan pengembangan usaha.
- Memisahkan uang usaha dan uang pribadi,dalam pengambilan uang usaha intinya harus ada pencatatan meskipun itu memang usaha milik sendiri agar tidak terjadi kesalah pahaman nantinya dan usaha akan berjalan dengan lancar dan sukses
- Memisahkan uang usaha dan uang pribadi, disini kita juga harus mempunyai rekeing di bank agar lebih mempermudah dalam proses pertumbuhan usaha yang akan dijalankannya.
MENGELOLA KEUANGAN USAHA
Dalam menjalankan usaha, pengelola keuangan menjadihal utama yang harus diperhatikan,pengelola keuangan yang baik akan membawa dampak yang baik pula kedepannya,jika pengelolaannya buruk maka akan terjadi ketidak jelasan dalm keuangan nantinya.Pengelolaan keuangan adalah cara mengelola keuangan yang ada dalam usaha,meliputi modal,penjualan,pembeliayt alat,perlengkapan dan lain lain.Dalam pencatatan harus diperhatikan dengan detail agar keluar masuknya uang berjalan dengan lancar dan jelas.
BAB I : JADI PENGUSAHA MANDIRI (JAPRI)
AYO JADI PENGUSAHA MANDIRI
KARAKTER PENGUSAHA SUKSES
Terlepas dari apapun arti kesuksesan,terdapat ciri-ciri umum yang harus dimiliki oleh pengusaha.Beberapa hal dibawah ini adalah karakter pengusaha sukses.
- Buat passioan jadi usaha, kita membuat usaha harus berawal dari kepuasan diri sendiri kita harus menikmati usaha yang kita kerjakan agar mempunyai rasa pemelikan yang kuat,kemungkian besar usaha kita akan berhasil
- Jalankan degan serius, kita harus serius dalam menjalankan usaha kita,banyak orang yang kurang serius dalam menjalankan usaha dan hasilnya pun tidak memuaskan,jadi dalam ber usaha kita harus serius dan tekun.
- Rencanakan semua dengan matang,rencana yang akan kita lakukan harus di persiapkan dengan matang untuk meminimalisir kesalahan,kegiatan ini harus kita kembangkan kedepannya tidak hanya sekedar main-main.
- Mengelola uang dengan baik,kita harus bisa mengelola uang dengan baik pisahkan mana uang usaha dengan uang pribadi jangan sampai tercampur aduk jika tidak ingin usahamu tidak jelas,dan pastikan catat semua pembelian yang dilakukan.
- Fokus terhadap konsumen dan pelanggan, kita harus fokus dan mengetahui kebutuhan dari konsumen kita,pastikan produk yang kita jual bisa memenuhi kebutuhan kunsumen sehingga konsumen tersebut bisa menjadi pelanggan seterusnya.
- Ciptakan keunggulan kompetitif, produk yang akan kita jual harus mempunyai keunikan dari pada produki lain sehingga akan menarik perhatian konsumen ataupun pelanggan.
MENJADI PENGUSAHA YANG BERETIKA
Dalam ber usaha kita juga harus mempunyai etika pada konsumen maupun pelanggan,seseorang harus menjalakan usahanya secara sehat,tidak merugikan orang lain,dan bermanfaat bagi masyaratkat serta pada lingkungan sekitar.
- Jujur, kita harus bersikap jujur pada konsumen,agar tercipta kepercayaan kita harus memberikan informasi yang jujur dalam menganalisi barang yang akan kita jual.
- Komitmen, komitmen dalam segala hal terutama janji yang akan kita buat,memberikan pelayanan yang terbaik bagi konsumen,hal ini akan membuat suatu produk dicintai olehb konsumen.
- Loyalitas/kesetiaan, kita harus menunjukkan kemampuan kita dalam usaha,bekerja sesuai tujuan awal,agar bisa mengarahkan ke arah yang lebih baik.
- Kepedulian, kita selain peduli terhadap usaha kita sendiri kita harus peduli pada masyarakat dan lingkungan sekitar tidak hanya mementingkan masalah pribadi saja.
- Mematuhi aturan,kita harus mematuhi semua aturan tertulis maupun tidask tertulis agar nantinya disegani oleh masyarakat dan lingkungan sekitar sesuai dengan hukum yang berlaku di Indonesia.
Ahad, 22 September 2019
BAB 5: PEMASARAN
Mengembangkan Strategi Pemasaran yang Efektif
Strategi pemasaran merupakan cara pengusaha bagaimana ia menarik calon konsumen dan pasar agar produk yang dibuat akan laku keras diasaran sehingga sang pengusaha akan mendapat profit yang semaksimal mungkin atas teknik pemasaran yang baik.Banyak perusahaan maupun pengusaha yang menggunakan cara-cara baru yang memikat hai para konsumen, banyak sekali cara-cara yang ampuh karena terkadang disetiap perusahaan akan menggunakan teknik pemasaran yang berbeda supaya terlihat unik dan baru.
Manfaat strategi pemasaran
- Merecanakan produk dan membuat produk yang benar -benar dibutuhkan oleh konsumen.
- Menentukan harga jual yang tepat.
- Mempromosikan produk dengan cara dan saluran media yang tepat.
Bauran pemasaran (Marketing Mix)
- Product (produk) : produk adalah sesuatu yang dibuat produsen untuk dipasarkan kepada konsumen sehingga konsumen memberikan timbal balik agar produsen mendapat keuntungan
- Price (Harga) :harga adalah suatu patokan ukuran dari produk yang kita jual biasa menggunakan mata uang untuk timbal baliknya, yag harus dikeluarkan konsumen untuk mendapatkan produk.
- Place (Tempat penjualan/tempat produksi) : pengusaha harus menentukan tempat produksi mana yang cocok untuk digunakan. pengusaha juga harus mengetahui tempat strategis mana yang bisa langsung memasarkan produknya ke konsumen yang cocok baik tingkat pendapatan, usia dll.
- Promotion (Promosi) : promosi adalah kegiatan dimana kita membuat sesuatu yang akan menaik para konsumen secara besa-besaran agar kita mendapat keuntungan, biasanya dengan membuat pamflet atau iklan.
Sebelum menerapkan 4P maka kita harus mempertimbangka dulu hal berikut :
- Solusi Pelanggan (Cutomer Solution) : produk yang dijual harus mengatasi masalah konsumen.
- Biaya Pelanggan ( Customer Cost) : biaya yag dikeluarkan konsumen untuk mendapatkan produk yang ia inginkan
- Kenyamanan (Convenience) : produk harus mampu menyenangkan hati konsumen
- Komunikasi (Communication) : pengusaha dan konsumen melakukan komunikasi baik saat sebelum ransaksi, saat transaksi, maupun sesudah transaksi.
Anggaran Pemasaran
Anggaran pemasaran adalah anggaran yang timbul dari kegatan pemasaran saja, sehingga tidak termasuk anggaran dari kegiatan memproduksi barang. Anggaran pemasaran jumlahnya dari bulan ke bulan pasti bervariasi, bisa tinggi maupun rendah.ada buan ketika permintaan naik seperti pada hari hari-hari penting dan dan pada penurunan harga pasar. Pada bulan tersebut, sebisa mungkin anggara pemasaran dinaikkan agar permintaan konsumen dapat terpenui dengan baik.
BAB 3 : KENALI USAHAKU
Siapa konsumen produkku ?
Seorang pengusaha pastilah membutuhkan konsumen, karena konsumen adalah seseorang yang akan membeli produk dari produsen dan memberikan timbal alik yang akan membuat si pengusaha mendapat profit dari hasil penjualan produk kepada konsumen.
Dalam ha ini kita harus benar benar mengkaji siapa yang akan menjadi target konsumen kita misalkan apakah konsumen terseut berada pada tingkat kalangan atas, menengah atau bawa. Karena itu adalah hal yang sangat penting dalam menentukan harga yang akan kita tetapkan produk kita dari tingkat pendapatan konsumen. Ada banyak komponen yang kita butuhkan untuk mengklasifikasikan konsumen agar pemasaran kita terstruktur dan tidak salah target juga mencocokkan produk kita ini cocok untuk klasfikasi konsumen yang mana.
Klasifikasi yang kita tentukan diantaranya :
- Jenis kelamin : laki-laki / perempuan
- Usia
- Tingkat Pendapatan : Atas / Menengah / Bawah
- Tempat Tinggal
- Dan kriteria lainnya
Jika calon konsumen sudah diketahui kriterianya maka akan semakin mudah kita mengetahui target pasar kita, dan bisa dengan mudah menentukan mana yang akan menjadi peluang utama seta strategi pemasaran yang bagaimana yanga akan kita ambil. Kita bisa juga menentukan kalangan mana yang akan membeli produk kita juga kisaran umur berapa yang sekiranya aman untuk mengonsumsi produk kita.
Dalam kasus ini jika kita tidak mnentukan kriteria calon pelanggan dengan benar maka istilah “produk yang tidak laku” akan kita sandang. Misalkan kita akan menjual baju, bila kita ngin menjual baju yang berkualitas maju dan harga mahal maka jangan menjual baju tersebut pada kalangan tingkat pendapatan yang bawah, karena hal itu akan membuat para konsumen enggan untuk membeli produk kita.
Keunggulan bersaing
1. Biaya produksi yang lebih murah
Hal ini adalah hal yang paling dicari oleh calon konsumen yang berada pada tingkat pendapatan menengah kebawah, hal tu karena mereka akan lebih mementingkan harga dibanding kualitas, walaupun kualitas juga sangat penting tetapi mereka akan mengesampingkan hal tersebut, kecuali pada produk makanan, mayoritas akan cenderung memilah makanan mana yang bekualitas tetapi memiliki harga yang paling murah. Hal tersebut menjadi peluang kita yang akan menjual suatu produk dengan harga murah yang pasti menjadi incaran mereka dengan tidak mengesampingkan kualitas produk yang kita produksi.
2. Meciptakan perbedan dengan produk pesaing
Tentang produk pesaing telah kita analisa di bab 2 tentang analisa pesaing, jadi kita hanya akan menganalisa dan meminimalisisr kelemahan yang kita miliki serta mempelajari kelemahan mereka agar kita tidak memiliki kelemahan yang sama. Mempelajari keunggulan mereka juga penting agar kita tidak kalah saing nantinya.
BAB 2 : GALI IDE USAHAMU
1.
Analisa
pros-cons
Analisa pros-cons merupkan analisa yang digunkan untuk membedakan aspek
positif dan aspek negatif dari suatu produk saya memilih produk manakah yang
cocok untuk kita pasarkan dan mendapat lebih banyak profit dan peluang yang lebih
besar dari opsi produk lain yang ingin kita pasarkan.
Misalkan pada kegiatan
kewirausahaan saya, saya memiliki usaha salad dan brownis.
Beberapa informasi yang harus didata untuk menentukan pros (positif) dan cons (negatif)
1. Keahlian yang dimiliki pengusaha untuk menjalankan usaha tersebut
Keahlian pengusaha dalam
melakukan kegiatan kewirausahaan sangatlah penting karena dalam membuat suatu
produk harus bisa dalam pembuatan produknya, jika kita tidak mengetahuinya maka
kita tidak akan bisa memasarkan karena produknya tidak akan jadi. Dan kita juga
harus tau bagaimana cara memasarkan dan ahli dalam memikat konsumen.
2. Ketersedaan
bahan baku yang dibutuhkan
Bahan baku sebaiknya mencari
yang tidak terlalu terikat dengan musim, jadi sepanjang tahun bahan baku
tersebut tersedia, ataupun kita bisa mencari bahan alternatif lain jika bahan
baku yang kita butuhkan belum pada musimnya.
3. Kemudahan
mendapat bahan baku yang dibutuhkan
Bahan baku yang dibutuhkan
haruslah tersedia disekitar kita, karena bahan baku adalah hal penting dalam
pembuatan suatu produk dan sebisa mungkin dalam pencarian bahan baku tersebut
adalah bahan baku yang mudah ditemukan ketika kita berada pada kondisi yang
mendesak. Pada bahan baku sendiri komponen –komponennya harus lengkap, jika
suatu produk membutuhkan bahan baku A dan B tetapi bahan baku B tidak
terlengkapi maka rasa atau kualitas produk akan menurun dan maka kita akan
kehilangan konsumen.
4. Kemampuan
dalam memproduksi dalam satu periode
Kemampuan kita dalam
memproduksi produk dalam satu periode sangat penting agar kita dapat menghitung
omset dan memberi kepastian ketersediaan produk kita di setiap waktu tertentu
agar konsumen tidak meragukan kita.
5. Keberadaan
dan jumlah pesaing yang mempunyai produk sejenis
Pengusaha harus tahu barang
apa saja yang akan menjadi pesang produk kita dan strategi apa saja yang akan
bisa mendongkrak ke-eksisan produk kita dalam teknik pemsaran yang baik.
2. Analisis
SWOT
Analisa SWOT adalah analisa
yang ng berguna untuk menentukan kondisi internal pengusaha dan kodisi
eksternal pengusaha dengan mencari Strengths (kekuatan), Weaknesses (kelemahan), Opportunities (peluang),
dan Threats (ancaman)
a) Kondisi
Internal Pegusaha (Dalam diri pengusaha)
Ø Strengths : Apa
kekuatan/tantangan yang mampu kita hadapi sehingga kita akan mendapat
keuntungan.
Ø Weaknesses : hal
apa yang menjadi kelemahan kita dalam prosen kewirausahaan dari awal sampai
akhir.
b) Kondisi
Eksternal Pengusaha (Diluar diri pengusaha)
Ø Opportunities :
peluang apa yang ada dalam pemasaran kita.
Ø Threats :
ancaman apa yang bisa mengganggu kestabilan dari kegiatan kewirausahaan kita.
3. Analis pesaing
Pada kegiatan kewirausahaan
yang kita miliki pasti ada yang namanya pesaing, pada analisa kali ini akan ada
analisa yang memilah apa yang menjadi kelebihan dan kelemahan dari produk pesaing,
serta memnentukan solusi dari kelemahan para pesaing tersebut agar bisa kita
jadikan sebuh peluang untuk menarik para konsumen.
Langgan:
Ulasan (Atom)